Boston, AS — Hanya butuh waktu 120 detik bagi publik Boston Stadium untuk menyaksikan sebuah sejarah tercipta, ketika sebuah umpan lambung presisi berubah menjadi sebuah lesatan roket yang mengoyak jala gawang.
Tim nasional Maroko sukses mengamankan kemenangan krusial 1-0 atas Skotlandia, dalam laga lanjutan penyisihan Grup C Piala Dunia 2026 yang digelar di Boston Stadium.
Gol tunggal penentu kemenangan The Atlas Lions dicetak penyerang Ismael Saibari. Hasil itu membuat Maroko kini memimpin klasemen sementara Grup C.
Roket Dua Menit & Drama Mistar
Pertandingan baru saja dimulai, ketika Brahim Diaz melepaskan sebuah umpan lambung yang terukur melewati garis pertahanan Skotlandia.
- Ismael Saibari, yang bergerak cerdik berhasil meloloskan diri dari kawalan, mengontrol bola dengan sempurna, dan melepaskan tembakan keras yang menghujam langit-langit gawang Angus Gunn.
- Gol kilat pada menit kedua tersebut tidak hanya membawa Maroko unggul, tetapi juga resmi memecahkan rekor sebagai gol tercepat di ajang Piala Dunia 2026 sejauh ini.
- Catatan tersebut sekaligus menjadi gol tercepat yang pernah dicetak timnas Maroko, sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Maroko berulang kali mendapatkan peluang emas untuk menggandakan keunggulan melalui serangan balik cepat, meski bola masih membentur mistar gawang.

Memasuki 15 menit terakhir, giliran Skotlandia yang mengambil alih kendali permainan demi memburu gol penyeimbang. Namun disiplinnya lini belakang The Atlas Lions membuat skor tidak berubah hingga akhir laga. Berkat performa impresifnya sepanjang laga, Ismael Saibari dinobatkan sebagai Player of the Match.
Usai laga, Penjaga Gawang Maroko, Yassine Bounou, memuji aksi timnya dalam meredam agresivitas Skotlandia.
“Menurut saya kami bermain sangat bagus melawan tim kuat yang dihuni pemain-pemain berpengalaman. Kami tampil sangat sabar dan bisa menciptakan peluang meskipun mereka bermain dengan pertahanan yang sangat rapat,” ujar Bounou dikutip dari FIFA.
Di sisi lain, Pelatih Skotlandia, Steve Clarke tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya, meski tetap memberikan apresiasi tinggi atas daya juang anak asuhnya.
“Saya rasa kami berhasil bangkit setelah kebobolan di babak pertama. Tim yang mentalnya lebih lemah mungkin sudah hancur menghadapi tim berkualitas seperti mereka, tapi kami berhasil bertahan, kembali ke permainan,” tutur Clarke.
Dengan hasil ini, Maroko kini berada di posisi yang sangat menguntungkan di Grup C, dan untuk sementara memimpin klasemen sambil menunggu laga Brasil vs Haiti.
Sementara Skotlandia harus segera berbenah dan mengevaluasi lini pertahanan mereka jika ingin menjaga peluang lolos ke fase gugur. (*)
Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 :
| Pos | Tim – Grup C | Poin |
| 1 | Maroko | 4 |
| 2 | Brasil | 4 |
| 3 | Skotlandia | 3 |
| 4 | Haiti | 0 |
Baca juga :





