Manchester City vs Bournemouth Imbang 1-1, Arsenal Resmi Raih Trofi Premier League!

Liga Inggris: Amarah Haaland Meledak, Gagal Juara Liga, City Siap Balas Dendam Musim Depan

Bournemouth, Inggris – Terkadang, musuh terbesar seorang penguasa bukanlah ambisi para pesaingnya, melainkan rasa lelah yang perlahan mengikis sisa-sisa energi di ujung perjalanan.

Ambisi besar Manchester City untuk mempertahankan takhta juara resmi kandas, setelah ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah Bournemouth dalam laga yang dramatis di Vitality Stadium pada Rabu (20/05/26) dinihari .

Pasukan Pep Guardiola yang bertandang ke pesisir selatan dengan misi wajib menang, justru tertinggal lebih dulu lewat sepakan melengkung Junior Kroupi.

Meski Erling Haaland sempat menghidupkan asa lewat gol penyama kedudukan di menit ke-95 memanfaatkan bola muntah tembakan Rodri, waktu yang tersisa terlalu sempit bagi The Cityzens untuk membalikkan keadaan.

Kandasnya Perburuan Gelar 

Memulai pertandingan dengan tuntutan wajib menang demi menjaga napas di jalur juara, para pemain Manchester City langsung memperagakan permainan dengan intensitas tinggi sejak menit awal.

Peluang emas pertama langsung tercipta di menit kelima ketika Jeremy Doku melepaskan tembakan datar keras, namun kiper Bournemouth, Djordje Petrovic, tampil sigap mengamankan bola.

Manchester City vs Bournemouth – Foto: Dok. MCFC

Antoine Semenyo bahkan sempat menggetarkan jala mantan klubnya pada menit ke-13 setelah menerima umpan presisi Erling Haaland, tetapi hakim garis menganulir gol tersebut karena sang pemain terjebak posisi offside.

  • Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-39 melalui transisi serangan balik, yang justru dibangun rapi oleh tuan rumah, Bournemouth.
  • Truffert yang menerima umpan dari Tavernier di sisi kiri melepaskan umpan tarik ke dalam kotak penalti, dan bola disambut Eli Junior Kroupi yang memutar badan sebelum melepaskan tembakan melengkung indah yang mengubah skor menjadi 1-0.

Memasuki paruh kedua, Pep Guardiola mencoba menaikkan daya gempur dengan memasukkan Phil Foden, Rayan Cherki, dan Savinho sebelum laga berjalan satu jam.

  • Perubahan ini hampir membuahkan hasil instan ketika Nico O’Reilly mendapat ruang tembak di dalam kotak penalti, namun Petrovic kembali melakukan penyelamatan tangan kiri yang luar biasa.
  • Drama memuncak di detik-detik akhir masa injury time (95′) ketika Rodri melepaskan tembakan keras yang membentur tiang gawang, dan bola muntah langsung disambar Erling Haaland untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Sayangnya, mukjizat mengembalikan keunggulan tidak terjadi hingga peluit panjang berbunyi.

Foto: Dok. MCFC

“Kami kekurangan energi di lini depan dan gol kami datang terlalu lambat, namun atas nama klub kami mengucapkan selamat kepada Mikel Arteta dan Arsenal, mereka layak mendapatkannya,” ujar Manager Manchester City, Pep Guardiola dengan berjiwa besar pasca-laga dikutip dari MCFC.

Di sisi lain, Haaland meluapkan rasa frustrasinya dengan menegaskan bahwa kegagalan ini harus menjadi api kemarahan di dalam diri skuad, untuk merebut kembali trofi liga pada musim depan.

Hasil satu poin di pekan kedua terakhir kompetisi Premier League 2025/2026 ini, secara otomatis menghentikan perburuan gelar City dan memastikan Arsenal keluar sebagai juara baru musim ini.

Kegagalan mengamankan poin penuh ini sekaligus menggagalkan ambisi besar City, untuk mengawinkan trofi Carabao Cup dan FA Cup mereka dengan gelar liga domestik ketujuh di bawah kepelatihan Guardiola.

Pasukan Pep Guardiola telah memberikan segalanya di atas lapangan, bertarung melawan keterbatasan fisik dan jadwal yang mencekik demi menjaga kehormatan mereka sebagai penguasa sepakbola Inggris, meski harus berakhir sebagai runner-up. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *