Hong Kong — Stadion Hong Kong menjadi saksi drama yang lengkap dengan suka dan duka. Di satu sisi, ada rekor individual yang fantastis. Di sisi lain, ada kekalahan pahit yang harus ditelan.
Cristiano Ronaldo, sang mega bintang, sekali lagi berhasil memecahkan rekor unik.
Namun, ironisnya, prestasi pribadinya itu harus dibayangi oleh kegagalan timnya, Al-Nassr, yang takluk di final Piala Super Arab Saudi di tangan Al-Ahli dengan skor 2-2 (5-3).
Pertandingan final yang mempertemukan dua tim kuat ini berjalan sangat sengit.
Al-Nassr berhasil membuka keunggulan pada menit ke-41 lewat tendangan penalti Ronaldo. Gol ini tercipta setelah pemain Al-Ahli, Ali Majrashi, melakukan handball di kotak terlarang.
Dengan tenang, CR7 menjalankan tugasnya, dan gol tersebut secara resmi menjadikannya pemain pertama yang mencetak 100 gol di empat klub berbeda.
Sayangnya, keunggulan Al-Nassr tidak bertahan lama. Di menit 45+6′, Franck Kessie berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat tendangan rendah yang menembus gawang Bento, Kiper Al-Nassr.
Babak kedua pun tidak kalah seru. Al-Nassr sempat kembali unggul 2-1 lewat gol Marcelo Brozovic pada menit ke-82, memanfaatkan sapuan lemah pertahanan Al-Ahli.
Namun, drama kembali terjadi di menit-menit akhir. Roger Ibanez berhasil menyundul tendangan sudut Riyad Mahrez dan mencetak gol penyama kedudukan 2-2 pada menit ke-89, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
Babak Tos Tosan Penuh Ketegangan
Babak adu penalti menjadi penentu segalanya.
- Al-Ahli (1-0): Ivan Toney dengan tenang menjalankan tugasnya sebagai penendang pertama.
- Al-Nassr (1-1): Cristiano Ronaldo sukses mengeksekusi tendangannya, menyamakan skor.
- Al-Ahli (2-1): Franck Kessie kembali mencetak gol, menjaga keunggulan Al-Ahli.
- Al-Nassr (2-2): Marcelo Brozovic berhasil menaklukkan kiper lawan.
- Al-Ahli (3-2): Riyad Mahrez dengan mulus menempatkan bola ke jaring gawang.
- Al-Nassr (3-3): Joao Felix menjaga asa Al-Nassr.
- Al-Ahli (4-3): Feras al-Buraikan mencetak gol ke empat untuk Al-Ahli.
- Al-Nassr (Gagal): Abdullah Al-Khaibari gagal mengeksekusi penaltinya, dan Al-Nassr berada di ujung tanduk.
- Al-Ahli (5-3): Galeno menjadi pahlawan. Tendangan penaltinya sukses menaklukkan kiper Bento dan mengunci gelar juara untuk Al-Ahli.
Ronaldo pun harus puas menyaksikan Al-Ahli mengangkat trofi Piala Super Arab Saudi.

Sebelumnya Al-Nassr berhasil mencapai final Piala Super Arab Saudi usai menumbangkan juara Liga Arab Saudi, Al-Ittihad dengan skor 2-1.
Sementara Al-Ahli mendapatkan kursi mereka di final, setelah membantai Al-Qadsiah dengan kemenangan telak 5-1.
Piala Super Arab Saudi 2025
Piala Super Arab Saudi biasanya mempertemukan juara dan runner up Liga Arab Saudi dan Piala Arab Saudi.
Namun mengingat bahwa Al-Ittihad menjuarai kedua ajang tersebut pada musim sebelumnya, turnamen tahun ini memiliki beberapa pengecualian.
Kursi yang seharusnya ditempati oleh Juara Piala Arab Saudi pun dihadiahkan kepada Al-Nassr, yang mengakhiri Liga Arab Saudi musim lalu di tempat ketiga.
Peserta lainnya termasuk Al-Qadsiah, Runner up Piala Arab Saudi, dan Al-Ahli yang menggantikan Runner up Liga Arab Saudi, Al-Hilal, yang mundur.
AL Hilal mundur dengan alasan konflik jadwal dengan partisipasi mereka dalam ajang Piala Dunia Antar Klub FIFA 2025.
Al-Hilal seharusnya digantikan oleh tim di posisi empat Liga Arab Saudi pada musim lalu. Namun Al-Qadsiah yang menempati posisi tersebut sudah lolos menuju Piala Super Arab Saudi sebagai Runner up Piala Arab Saudi.
Lantas, Al-Ahli yang berada di posisi kelima dipilih sebagai pengganti Al-Hilal.
Rekor Unik Cristiano Ronaldo
Di tengah kekecewaan tim, Ronaldo tetap mencatat sejarah. Golnya di final menjadikannya pemain pertama yang mencetak 100 gol di empat klub berbeda. Berikut rinciannya:
- Manchester United: 145 gol
- Real Madrid: 450 gol
- Juventus: 101 gol
- Al-Nassr: 100 gol
Sejak bergabung pada tahun 2022, Ronaldo telah mencapai tiga final bersama Al-Nassr, namun ia selalu gagal membawa timnya menjadi juara.
Sebelumnya, ia juga takluk di final Piala Arab Saudi 2023/2024 dan Piala Super Arab Saudi tahun lalu, keduanya di tangan Al-Hilal.
Meskipun demikian, rekor pribadinya ini adalah bukti nyata bahwa ketajaman Ronaldo tidak pernah pudar.
Meskipun gelar juara tim masih harus ia perjuangkan, performa individunya terus memukau. Hanya masalah waktu sebelum Ronaldo berhasil memimpin Al-Nassr meraih trofi yang mereka dambakan. (VT)
Baca juga :
- CR7 Berpesta Gol, Mengapa Ia Masih Jadi Penyerang Paling Ditakuti ?
- Melampaui Batasan Eropa: Kisah Coman & Pergeseran Kekuatan Sepakbola Global!
- Inigo Martinez ke Al-Nassr: Mengapa Bintang Eropa Memilih ‘Kereta’ ke Arab Saudi ?
- Joao Felix: Dari San Siro ke Riyadh Gabung Ronaldo! Berapa Harga Transfernya ?





