Paris FC Pecundangi Paris Saint-Germain 2-1 di Detik Akhir Jelang Pesta Juara!

Ligue 1: Kalah Tapi Juara, Brace Alimami Gory Nodai PSG Yang Sedang Angkat Trofi Ke 5 Beruntun

Paris, Prancis – Ada ironi yang getir ketika sebuah tim berdiri tegak mengangkat trofi emas di bawah siraman konfeti, tepat setelah mereka baru saja dipecundangi oleh tetangga sebelah rumah di detik-detik akhir pertandingan.

Melakoni laga pekan ke-34 alias pamungkas Liga Prancis musim 2025/2026, sang juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) dipaksa menelan kekalahan tipis 1-2 dari rival sekota mereka, Paris FC.

Dalam laga Derby Paris yang berlangsung di Stade Jean-Bouin, PSG Unggul lebih dulu lewat gol ke-11 Bradley Barcola.

Kebahagiaan skuad asuhan Luis Enrique yang baru saja menerima trofi Ligue 1 secara resmi sesaat sebelum kick-off tersebut, harus buyar seketika setelah penyerang Paris FC, Alimami Gory, mencetak brace alias dua gol telat.

Brace tersebut membalikkan keadaan, sekaligus menodai malam perayaan sang raksasa ibu kota di depan ribuan suporter setianya.

Kendati terpukul oleh kekalahan minor di laga sekota ini, hasil pertandingan sama sekali tidak mengubah kenyataan bahwa Les Rouge et Bleu adalah penguasa absolut sepakbola Prancis.

Sengit & Ketat di Lini Tengah 

Hanya berjarak beberapa meter dari rumah mereka di Parc des Princes, Stade Jean-Bouin menjadi panggung pertempuran yang panas sejak menit pertama.

PSG langsung menebar ancaman di menit ke-2 ketika Bradley Barcola melepaskan tembakan keras, yang langsung menguji ketangguhan mantan kiper mereka yang kini membela Paris FC, Kevin Trapp.

Paris Saint-Germain vs Paris FC – Foto: Dok. PSG
  • Memasuki paruh kedua, sang juara bertahan langsung menancapkan taringnya demi membungkam publik tuan rumah.
  • Berawal dari skema serangan rapi di sisi kiri, Fabian Ruiz melepaskan umpan matang ke area tiang jauh yang langsung disambar dengan sepakan first-time mematikan oleh Bradley Barcola untuk mengubah papan skor menjadi 1-0 pada menit ke-49.
  • Usai gol tersebut, PSG sempat memegang kendali permainan selama beberapa waktu, namun, kelengahan lini belakang akhirnya berakibat fatal.
  • Pemain nomor punggung 7, Alimami Gory, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan ruang kosong di depan gawang.

Gol penyeimbang ini langsung mendongkrak rasa percaya diri skuad asuhan Antoine Kombouare, untuk bermain lebih agresif di sisa waktu laga.

Petaka bagi PSG akhirnya benar-benar runtuh, ketika pertandingan memasuki masa injury time yang krusial di menit ke-94.

Melalui sebuah skema serangan balik cepat, diselesaikan dengan dingin oleh Alimami Gory untuk mengunci kemenangan 2-1 bagi Paris FC.

Paris Saint-Germain vs Paris FC – Foto: Dok. PSG

Kendati kalah di laga penutup, pesta juara PSG tetap berjalan. Keberhasilan mempertahankan puncak klasemen hingga akhir musim, resmi membawa PSG merengkuh gelar juara kompetisi domestik Prancis yang ke-14 sepanjang sejarah klub.

Hal itu sekaligus menandai dominasi luar biasa mereka, dengan menyabet trofi kelima secara berturut-turut sebelum mengalihkan fokus penuh ke final besar di Eropa.

Kini fokus penuh mereka beralih ke laga final Champions League melawan Arsenal, yang akan digelar di Puskas Arena, Budapest. (*)

Hasil Lainnya Ligue 1 : 

  • Brest vs Angers: 1-1
  • Lorient vs Le Havre: 0-2
  • Rennes vs Marseille: 1-3
  • Nice vs Metz: 0-0
  • Monaco vs Strasbourg: 4-5

Baca juga :

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *