Loa Angeles, AS – Penyerang andalan Folarin Balogun tampil memukau dengan melesakkan dua gol gemilang untuk membawa tim nasional Amerika Serikat menang telak 4-1 atas Paraguay pada laga pembuka Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Los Angeles.
Skuat asuhan Mauricio Pochettino ini sukses mengunci kemenangan meyakinkan berkat gol bunuh diri Damian Bobadilla, sepasang gol berkelas Balogun, serta eksekusi jarak jauh Gio Reyna.
Paraguay sejatinya sempat memperkecil ketertinggalan melalui sepakan pemain pengganti, Mauricio. Hasil positif di hadapan publik sendiri ini memastikan skuat Stars & Stripes mengamankan 3 poin perdana mereka di fase grup.
Bagi sebuah tim yang memikul ekspektasi raksasa di tanah air sendiri, laga pembuka bukan sekadar tentang memenangkan pertandingan, melainkan bagaimana cara meruntuhkan ketegangan.
Ketika lampu sorot panggung global menyala di bawah langit California, Amerika Serikat tidak hanya menjawab tantangan taktik, tetapi juga mengubah tekanan menjadi sebuah pertunjukan teatrikal yang megah.
Deretan Sucker Punch & Kebangkitan Singkat
Atmosfer pertandingan di Stadion Los Angeles sudah terasa sangat meriah, bahkan sebelum sepak mula dilakukan, dipicu oleh lagu pembuka dari Katy Perry yang sukses menghidupkan suasana stadion.
Semangat membara tersebut langsung menular ke atas lapangan hijau, meskipun tim tamu sempat mengancam lebih dulu lewat aksi Antonio Sanabria yang memaksa kiper Matt Freese melakukan penyelamatan awal.

- Gol Bunuh Diri: Keunggulan AS berawal dari pergerakan Weston McKennie yang mengoper bola kepada Christian Pulisic di sisi kiri. Penyerang AC Milan itu mengecoh dua bek lawan sebelum McKennie melepaskan umpan tarik yang membentur kaki Damian Bobadilla hingga masuk ke gawang sendiri di menit ke-7.
- Anulir Gol Pertama: Gempuran tiada henti dari lini serang AS sempat membuahkan hasil melalui sontekan Folarin Balogun setelah menerima umpan Sergino Dest, namun gol tersebut dianulir karena posisi offside.
- Magis Instan: Folarin Balogun akhirnya benar-benar mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-31, setelah menyontek masuk umpan silang matang Christian Pulisic.
- Klimaks Injury Time: Tepat sebelum turun minum (menit 45+5), Folarin Balogun mencetak gol keduanya lewat skema serangan balik cepat, melakukan kecohan cutback, dan menghujamkan bola ke pojok kiri atas gawang Omar Gill, untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan kembali sengit, setelah pelatih Paraguay melakukan pergantian taktik dengan memasukkan gelandang serang Mauricio untuk menggantikan Bobadilla.

Perubahan ini memberikan suntikan energi baru bagi wakil Amerika Selatan tersebut. Pada menit ke-73, Mauricio sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 setelah menyambar umpan terukur dari Julio Enciso. Gol balasan ini sempat menghidupkan asa Paraguay, sekaligus kembali membangunkan agresivitas skuat Stars and Stripes yang sempat mengendurkan tekanan.
Kemenangan mutlak tuan rumah akhirnya disempurnakan pemain pengganti, Giovanni Reyna, di detik-detik akhir masa injury time untuk menyegel papan skor menjadi 4-1.
Keberhasilan memetik kemenangan meyakinkan di laga pembuka ini membuahkan catatan statistik yang sangat prestisius bagi sang aktor utama pertandingan.
Folarin Balogun resmi menyamai rekor para legenda dunia sebagai pemain keempat, dalam empat edisi Piala Dunia FIFA terakhir yang sukses mencetak dua gol (brace) di pertandingan pembuka negara tuan rumah.
Dilansir dari FIFA, catatan emas ini menyandingkan namanya dengan Neymar (2014), Denis Cheryshev (2018), dan Enner Valencia (2022).

“Ini momen yang luar biasa. Ini malam yang sangat indah dan sesuatu yang sudah lama sekali saya impikan. Saya berkomitmen untuk tim AS dan bagian dari alasan itu adalah karena saya ingin bermain di panggung-panggung terbesar dan membalas budi kepada para suporter. Rasanya luar biasa bisa membuang rasa gugup di pertandingan pertama, apalagi dengan cara menang seperti ini,” ungkap Folarin Balogun, Penyerang Amerika Serikat yang juga terpilih sebagai Man of The Match.
Kemenangan telak di Los Angeles membuktikan bahwa perpaduan antara kemegahan atmosfer suporter, dan kematangan taktik Mauricio Pochettino telah berjalan beriringan di jalur yang tepat.
Konsistensi chemistry lini serang ini akan kembali diuji, saat mereka melakoni laga kedua yang diprediksi tidak kalah sengit melawan Australia di Seattle. (*)
Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 :
| Pos | Tim – Grup D | Poin |
| 1 | Amerika Serikat | 3 |
| 2 | Australia | 0 |
| 3 | Turki | 0 |
| 4 | Paraguay | 0 |
Baca juga :





