Tertinggal 2 Gol, Olise & Wonderkid Karl Pimpin Comeback Munich Bantai Freiburg!

Bundesliga: Bayern Munchen Bantai Freiburg Dengan Skor Telak 6-2, Setelah Kebobolan Lebih Dulu

Munich, JermanFC Bayern Munchen sekali lagi membuktikan mental juaranya dengan menampilkan comeback dramatis, membalikkan ketertinggalan dua gol menjadi kemenangan telak 6-2 atas Freiburg di Allianz Arena.

Para penggemar sempat terdiam ketika gol cepat Yuito Suzuki dan Johan Manzambi dari skema bola mati, membuat tim tamu unggul 0-2.

Namun, di tengah situasi kritis, dua pemain muda menjadi pahlawan yaitu Lennart Karl dan Man of the Match, Michael Olise.

Kemenangan besar ini mengokohkan posisi Bayern di puncak klasemen dengan 31 poin dari 11 pertandingan, sekaligus memanaskan mesin mereka menjelang duel Liga Champions melawan Arsenal.

Awal Buruk & Kejutan Bola Mati

Permainan Bayern di 20 menit pertama benar-benar berantakan.

Dengan menggunakan t-shirt pemanasan dengan logo terbalik sebagai gimmick pra-pertandingan, Vincent Kompany harus menerima kenyataan pahit bahwa rencana permainannya ikut terbalik.

  • Menit 12: Freiburg mengeksploitasi kelemahan Bayern dari set piece. Yuito Suzuki mencetak gol pertama dari umpan flick on Matthias Ginter setelah sepak pojok.
  • Menit 17: Lima menit berselang, Johan Manzambi menggandakan keunggulan, lagi-lagi dari skema bola mati.

Statistik saat itu mencengangkan, Freiburg mendominasi kotak penalti Bayern tanpa kesulitan berarti, membuat tim Kompany berjuang mencegah kekalahan pertama musim ini.

Duet Karl & Olise Menyulut Api

Bayern Munchen vs Freiburg – Foto: Dok. Bayern Munchen

Saat tekanan mencapai puncaknya, muncullah dua individu yang berani menuntut bola.

1. Lennart Karl (17 Tahun, 273 Hari): Pemecah rekor pada menit ke-22.

  • Michael Olise menemukan ruang di kanan dan menyuplai wonderkid Lennart Karl. Dengan satu sentuhan memukau, Karl mengecoh lawan dan menembakkan bola ke sudut jauh dengan kaki kanannya, gol pertamanya di Allianz Arena.
  • Gol ini mengukuhkan Karl sebagai pemain termuda Bayern, yang mencetak gol dan membuat assist dalam satu laga sejak 2004/2005.

2. Michael Olise: Assist dan gol penyeimbang

  • Kerja sama brilian itu berlanjut. Menjelang turun minum (45’+2), Karl memotong ke dalam dan mengumpan ke Olise yang menyamakan kedudukan 2-2 dengan kaki kirinya.

Upamecano Hingga Kane Berpesta

Di babak kedua, Bayern kembali dengan energi yang berbeda, melancarkan power play yang brutal.

  • 3-2 (Menit 55): Olise mengambil sepak pojok, dan Dayot Upamecano menyambutnya dengan tendangan voli untuk membalikkan keunggulan. Menariknya, ini adalah gol ke-9 Upamecano di Bundesliga dan semuanya lahir dari bola mati.
  • 4-2 (Menit 60): Melalui interplay Olise dan Karl, Harry Kane mendapatkan bola via Pavlovic dan mencetak gol ke-76-nya dalam 74 pertandingan Bundesliga, yang merupakan rekor tercepat dalam sejarah liga.
Bayern Munchen vs Freiburg – Foto: Dok. Bayern Munchen

Pemain sayap Prancis, Michael Olise, layak mendapat standing ovation. Ia mengukir sejarah dengan terlibat dalam lima dari enam gol Bayern (dua gol dan tiga assist), menyamai rekor Harry Kane.

  • 5-2 (Menit 78): Umpan terukur Olise memberikan gol mudah bagi pemain pengganti, Nicolas Jackson.
  • 6-2 (Menit 85): Michael Olise memotong ke dalam dan melengkungkan bola ke sudut atas gawang dengan kaki kirinya, menutup pesta gol.

Usai laga, Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany tidak kuasa mengungkapkan kegembiraannya.

“Dua pemain melakukan sesuatu yang istimewa di fase sulit dan kami keluar dari situasi ini. Kemudian momentum kami kembali. Ini jelas karena kualitas, tidak ada cara lain untuk menggambarkannya,” ungkap Kompany dikutip dari Situs Resmi Bayern Munich.

“Kami tidak bermain bagus dalam 20 menit pertama, tetapi kemudian kami menunjukkan karakter. Keunggulan setelah paruh waktu tentu saja membantu kami. Kami keluar dengan energi jauh lebih besar di babak kedua. Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik baik dengan maupun tanpa bola, dan menunjukkan warna sejati FC Bayern,” ujar Harry Kane.

Kemenangan besar ini membawa Bayern mengumpulkan 31 poin, dan semakin menguatkan mental baja mereka.

Di tengah kegembiraan, ada berita bagus lainnya, yaitu Bek Hiroki Ito membuat comeback emosional setelah absen 238 hari karena cedera, bahkan langsung menyumbang assist untuk gol keenam Bayern.

Bayern telah menunjukkan kualitas dan karakter, dan pertarungan besar di Eropa menanti. Kini fokus Bayern akan langsung beralih ke Liga Champions menantang Arsenal. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *