CR7 Berpesta Gol, Mengapa Ia Masih Jadi Penyerang Paling Ditakuti ?

Dari Hattrick hingga Brace, Usia Hanyalah Angka, Bukti Ketajaman Cristiano Ronaldo di Usia 40 Tahun

Portugal – Di dunia sepakbola, ada satu hal yang tampaknya tak lekang oleh waktu: Cristiano Ronaldo akan mencetak gol.

Pernyataan ini bukan sekadar kalimat klise, melainkan sebuah fakta yang terus terbukti, bahkan ketika sang legenda telah menginjak usia 40 tahun.

Dua pertandingan pramusim terakhir Al Nassr menjadi panggung sempurna untuk menunjukkan bahwa sang mesin gol takkan pernah melambat.

Pada Agustus ini, Cristiano Ronaldo membuktikan bahwa usianya hanyalah angka. Dalam dua pertandingan persahabatan, ia berhasil mencetak lima gol, mengirim sinyal kuat kepada para pesaingnya.

  • Al Nassr menghadapi klub Portugal, Rio Ave, dan meraih kemenangan telak 4-0. Cristiano Ronaldo tampil luar biasa dengan mencetak hat-trick.
    • Gol pertamanya lahir dari kerja sama apik dengan Joao Felix menjelang akhir babak pertama.
    • Gol kedua ia cetak dengan sundulan mematikan, usai turun minum.
    • Pesta golnya ditutup dengan tendangan penalti yang dieksekusi dengan sempurna. Ronaldo yang tentu sudah terbiasa dalam situasi ini, tidak memiliki masalah untuk mencetak gol dari titik 12 pas.
Cristiano Ronaldo cetak brace ke gawang Almeria dalam laga persahabatan – Foto: Dok. Al Nassr
  • Pada laga berikutnya, meskipun Al Nassr menelan kekalahan 3-2 dari klub Spanyol, Almeria, Ronaldo tetap menunjukkan kualitasnya. CR7 masih mampu mencatatkan namanya di papan skor dua kali.
    • Bersama Sadio Mane, dan Joao Felix, CR7 berhasil menembus lini pertahanan Almeria dan menjebol gawang mereka, dengan sebuah tendangan jarak dekat pada awal babak pertama.
    • CR7 kembali dipercaya sebagai algojo penalti, dan lagi-lagi berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Sayangnya, dua gol tersebut tidak cukup untuk membawa Al Nassr meraih kemenangan, dan akhirnya tumbang 2-3 dihadapan Almeria.
Foto: Dok. Al Nassr

Lima gol dalam dua pertandingan. Meskipun gol-gol ini dicetak dalam laga persahabatan dan sering kali tidak dihitung dalam rekor resmi, maknanya jauh lebih besar.

Lima gol tersebut adalah bukti nyata bahwa Cristiano Ronaldo, di usianya yang ke-40, masih merupakan seorang penyerang yang mematikan.

Ia tidak akan melambat. Ronaldo akan terus melaju, mencetak gol demi gol, dan mengukir namanya dalam sejarah, baik di panggung domestik maupun internasional.

Akhir dari dominasinya, jika boleh disebut demikian, bukanlah saat ia berhenti mencetak gol, melainkan ketika ia sendiri memutuskan untuk gantung sepatu. Dan momen itu, sepertinya masih sangat jauh. (VT)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *