Turin, Italia – Stadion Olimpico Grande Torino hampir saja menjadi saksi pesta dini Inter Milan, sebelum akhirnya hembusan angin dari arah “Banteng” Granata merusak skenario itu dalam waktu 9 menit menyesakkan.
Inter Milan harus menunda perayaan gelar juara lebih awal, setelah ditahan imbang 2-2 oleh Torino dalam laga lanjutan Serie A di Stadion Olimpico Grande Torino.
Sempat unggul nyaman dua gol melalui Marcus Thuram dan Yann Bisseck, skuad asuhan Cristian Chivu justru kehilangan fokus di fase akhir pertandingan.
Torino berhasil bangkit lewat gol Giovanni Simeone dan penalti Nikola Vlasic, yang membuyarkan kemenangan di depan mata Nerazzurri.
Keunggulan 2 Gol & Kebangkitan Granata
Pertandingan awalnya tampak akan menjadi malam yang mudah bagi sang pemimpin klasemen.
Federico Dimarco sekali lagi membuktikan mengapa ia disebut sebagai salah satu bek sayap terbaik dunia saat ini. Dimarco mencatatkan dua assist spektakuler yang membawa Inter memegang kendali penuh.
- Gol pertama lahir di menit ke-23 melalui sundulan Marcus Thuram.
- Inter kemudian menggandakan keunggulan di menit ke-61 lewat Yann Bisseck yang memanfaatkan umpan matang kedua dari Dimarco.
Di titik ini, Inter tampak sangat perkasa dengan statistik musim yang luar biasa: 25 kemenangan dan total koleksi lebih dari 100 gol di semua kompetisi.

Namun mentalitas pantang menyerah diperlihatkan Torino di depan publik sendiri.
- Memasuki menit ke-70, Giovanni Simeone berhasil memperkecil kedudukan yang sekaligus merusak ketenangan lini belakang Inter.
- Tekanan bertubi-tubi dari tuan rumah akhirnya berbuah penalti, setelah peninjauan VAR yang memakan waktu cukup lama.
- Nikola Vlasic yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan peluang tersebut di menit ke-79.
Skor berubah menjadi 2-2, dan meskipun Inter mencoba bereaksi di sisa waktu, kedudukan imbang tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
“Ada rasa sesal karena kami sempat memegang kendali. Namun, ini tidak mengubah tujuan besar kami,” ujar Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu usai laga dikutip dari FCIM.
Hasil ini membuat Inter kini mengoleksi 79 poin di puncak klasemen, unggul 10 angka dari pesaing terdekatnya, Napoli.
Meski gagal menang, Inter hanya membutuhkan satu kemenangan lagi atau tambahan tiga poin dari empat pertandingan tersisa, untuk secara resmi mengunci gelar Scudetto musim ini. (*)
Hasil Lainnya Serie A :
- Pisa vs Parma Calcio: 0-1
- Roma vs Bologna: 2-0
- Verona vs Lecce: 0-0
- Fiorentina vs Sassuolo: 0-0
- Como vs Genoa: 2-0
Baca juga :





