Meski Dihujani 17 Tembakan, Aljazair Berhasil Runtuhkan Dominasi Belanda 1-0!

International Friendly: Tendangan Hadj Moussa di Menit Akhir Menjadi Petaka Bagi Tim Oranye

Rotterdam, Belanda — Tim nasional Aljazair menciptakan kejutan besar dengan menumbangkan raksasa Eropa, Belanda, lewat skor tipis 1-0 dalam laga persahabatan internasional yang digelar di Stadion De Kuip.

Meski skuat asuhan Ronald Koeman mendominasi jalannya pertandingan dengan statistik serangan yang mencolok, efisiensi menjadi pembeda utama dalam laga itu.

Pemain pengganti Anis Hadj Moussa muncul sebagai pahlawan Les Fennecs, setelah aksi individu ciamiknya di menit-menit akhir babak kedua berhasil membobol gawang tuan rumah.

Hasil positif itu memberikan suntikan moral luar biasa bagi Aljazair, sepekan menjelang kick-off Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Tembok Kokoh & Frustrasi Belanda

Belanda sebenarnya tampil menyerang sejak awal dengan menurunkan kekuatan penuh, termasuk kapten Virgil van Dijk dan Frenkie de Jong.

Belanda vs Aljazair – Foto: Dok. All Football
  • Keberuntungan seolah menjauh dari tim Oranye ketika tembakan Donyell Malen membentur tiang gawang pada menit ke-8, disusul dengan dianulirnya gol Tijjani Reijnders akibat offside dua menit kemudian.
  • Ketangguhan penjaga gawang Aljazair, Luca Zidane, menjadi faktor kunci yang menjaga skor tetap kacamata hingga turun minum.
  • Meskipun Belanda mencatatkan angka ekspektasi gol yang sangat tinggi, mereka gagal mengonversi 17 tembakan yang dilepaskan menjadi gol penentu.

Memasuki babak kedua, pertandingan menjadi lebih terbuka, seiring dengan banyaknya pergantian pemain yang dilakukan kedua pelatih guna menguji kedalaman skuat.

Aljazair yang awalnya tertekan mulai berani keluar menyerang memanfaatkan kecepatan talenta lini depan mereka.Petaka bagi publik De Kuip akhirnya tiba di penghujung laga melalui skema serangan balik yang rapi.

Belanda vs Aljazair – Foto: Dok. One Football

Anis Hadj Moussa bergerak menusuk dari sisi sayap kanan melewati barisan pertahanan lawan, dan melepaskan tembakan melengkung dengan kaki kiri yang bersarang tepat di pojok atas gawang pada menit ke-86.

Gol yang tercipta di menit-menit akhir ini mengubah skor menjadi 1-0. dan menjadi satu-satunya gol yang tercipta hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan ini menjadi modal krusial bagi Aljazair sebelum mereka bertolak menuju markas latihan di Lawrence, Kansas, Amerika Serikat.

Les Fennecs dijadwalkan melakoni satu uji coba terakhir melawan Bolivia. Sebaliknya, Ronald Koeman memiliki pekerjaan rumah besar, terkait penyelesaian akhir timnya sebelum membuka Piala Dunia melawan Jepang.

Belanda masih memiliki kesempatan terakhir untuk membenahi performa mereka, dalam laga uji coba melawan Uzbekistan. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *