Skuad Muda Italia Berlari Dengan 10 Orang, Demi Kemenangan Kontra Yunani!

International Friendly: Gol Tunggal Pio Esposito & Mental Baja Azzurri Bungkam Yunani 1-0

Heraklion, Yunani – Sebuah tim sepakbola dinilai bukan hanya dari cara mereka menyerang, tetapi bagaimana mereka bertahan saat badai datang.

Skuad muda Italia asuhan Silvio Baldini membuktikan hal itu saat menumbangkan tuan rumah Yunani dengan skor tipis 1-0 dalam laga persahabatan di Stadion Heraklion.

Meskipun bertajuk laga ramah tamah, pertandingan ini berjalan dengan tensi tinggi. Italia berhasil mengunci kemenangan berkat gol tunggal penyerang muda Inter Milan, Pio Esposito.

Kemenangan ini menjadi replika sempurna dari laga lima hari sebelumnya, di mana Italia juga menang 1-0 atas Luksemburg lewat gol tunggal Esposito.

Sentuhan Emas Esposito & Kartu Merah

Pertandingan dimulai dengan atmosfer emosional lewat sesi mengheningkan cipta, untuk mengenang Marios Oikonomou, mantan bek Yunani yang lama berkarier di Italia.

Begitu peluit dibunyikan, Italia langsung tampil menggebrak dengan kreativitas tinggi. Gol yang dinanti tiba pada menit ke-18.

  • Berawal dari pergerakan di sisi kiri, Ekhator mengirimkan umpan matang yang disambut oleh Pio Esposito.
  • Tembakan kaki kanan striker Inter Milan tersebut sempat membentur pemain bertahan Yunani, sebelum akhirnya mengecoh kiper Vlachodimos. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Italia nyaris menggandakan keunggulan lewat Koleosho, namun sepakan kaki kirinya digagalkan oleh mistar gawang.

Italia vs Yunani – Foto: Dok. FIGC

Petaka bagi Italia datang pada menit ke-68 ketika Luca Reggiani, bek asal Borussia Dortmund yang baru masuk selama 13 menit, menerima kartu merah langsung.

Ia dianggap menggagalkan peluang bersih Douvikas untuk mencetak gol. Ketangguhan Azzurri benar-benar diuji, memaksa Italia bermain dengan 10 orang di sisa setengah jam demi mempertahankan keunggulan hingga laga usai.

Keberhasilan menahan gempuran Yunani menuai pujian dari sang Pelatih Italia, Silvio Baldini. Ia menilai anak asuhnya telah menunjukkan kematangan mental yang luar biasa.

“Begitu mereka sadar bahwa disiplin dan aturan adalah alat yang membantu sebuah tim untuk berkembang, itu tandanya mereka sudah punya kedewasaan untuk jadi tim yang kuat,” ujar Baldini dikutip dari FIGC.

Pio Esposito juga menggaungkan hal senada. Gol ini merupakan gol kelimanya untuk Italia sebelum menginjak usia 21 tahun, sebuah rekor yang menyamai legenda Gianni Rivera.

“Hal terbaiknya adalah kami tidak menganggap dua pertandingan ini sebagai laga persahabatan biasa, melainkan dengan komitmen penuh,” tegas Esposito.

Kemenangan ini sekaligus melengkapi hari bahagia bagi sepakbola Italia, setelah di hari yang sama timnas Italia U-17 sukses keluar sebagai juara Piala Eropa.

Pada akhirnya, Heraklion menjadi saksi bahwa generasi baru Azzurri tidak hanya mewarisi bakat sepakbola yang indah, melainkan juga seni bertahan Catenaccio yang melegenda. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *