Debrecen, Hungaria – Sepakbola di Stadion Nagyerdei selalu punya cara tersendiri untuk merayakan magisnya, terutama ketika atmosfer karnaval di kota Debrecen nyaris diredam gol cepat tim tamu.
Tim nasional Hungaria sukses membalikkan keadaan secara dramatis untuk membungkus kemenangan meyakinkan 3-1 atas Kazakhstan dalam laga persahabatan internasional pada Rabu (10/06/26) dinihari.
Sempat tertinggal akibat gol sundulan cepat Sergiy Maliy, anak-asuh Marco Rossi bangkit mengamuk di paruh kedua.
Dominasi total tuan rumah dikunci lewat sontekan sang kapten Dominik Szoboszlai, roket spektakuler Andras Schafer, serta gol pengunci dari pemain debutan Rajmund Toth pada masa injury time.
Petaka Awal & Frustrasi Lini Serang
Eksperimen besar-besaran yang diterapkan pelatih kepala Marco Rossi, dengan melakukan perombakan starting XI dari laga kontra Finlandia nyaris berujung petaka.
- Lini belakang Hungaria yang dikawal debutan Akos Markgraf langsung goyah, saat laga baru berjalan sembilan menit.
- Berawal dari skema sepak pojok Samorodov dari sisi kanan, Sergiy Malyi memenangi duel udara krusial dan menyundul bola masuk dari jarak tujuh meter tanpa mampu dihalau kiper Balazs Toth.
Gol mengejutkan tersebut langsung menyengat Hungaria, untuk melancarkan serangan balasan yang bertubi-tubi. Namun, penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat gol penyama kedudukan tak kunjung datang hingga jeda.
Usai turun minum Rossi bergerak cepat dengan memasukkan Tamas Szucs dan Daniel Lukacs. Keputusan taktis ini langsung membuahkan hasil instan hanya dalam waktu tujuh menit pasca-jeda bergulir.
Pada menit ke-52 Tamas Szucs yang bergerak di sisi kanan mengirimkan umpan silang mendatar. Bola melewati jangkauan kiper lawan dan disambar Dominik Szoboszlai untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

- Kondisi tim tamu semakin hancur setelah Samorodov diusir keluar lapangan oleh wasit Pavle Ilic pada menit ke-63, akibat menerima kartu kuning kedua. Keunggulan jumlah pemain ini membuat Hungaria dengan nyaman mendominasi sisa waktu laga di paruh kedua.
- Momentum kemenangan Hungaria benar-benar meledak pada menit ke-67 melalui skema tendangan bebas berjarak 30 meter. Alih-alih menembak langsung, Szoboszlai dengan visi jeniusnya menyodorkan umpan pendek yang langsung dihantam Andras Schafer lewat tendangan geledek kaki kanan ke pojok kanan atas gawang Kazakhstan, sebuah gol spektakuler yang akan terus dikenang publik Debrecen.
Memasuki masa injury time, Hungaria menyempurnakan pesta kemenangan mereka di hadapan 19.595 penonton melalui skema serangan balik cepat
Bola muntah hasil tendangan Bendeguz Kovacs yang ditepis kiper lawan langsung diamankan Tamas Szucs. Ia lalu mengoper bola kepada pemain debutan Rajmund Toth, yang melepaskan tembakan dan menutup skor 3-1
Lewat racikan strategi yang jeli di jeda pertandingan, skuad Magyarok berhasil mempertahankan rekor tidak terkalahkan di sepanjang 2026, sekaligus menjaga kesucian Stadion Nagyerdei sejak resmi dibuka tahun 2014 silam.
Kemenangan berkelas di Debrecen ini menjadi bukti sahih betapa dalamnya kedalaman skuad Hungaria di bawah asuhan Marco Rossi, menjelang kompetisi UEFA Nations League musim gugur mendatang. (*)
Baca juga :





