1 Umpan Silang Pantai Gading, Meruntuhkan Dominasi 9 Laga Tak Terkalahkan Prancis!

International Friendly: Drama Keluarga Doue, Les Bleus Menyerah 1-2 Dari Pantai Gading

Nantes, Prancis — Sembilan pertandingan tanpa kekalahan, bukanlah jaminan bagi raksasa Eropa untuk bisa tidur nyenyak di hadapan talenta Afrika.

Di Stadion Nantes, tim nasional Prancis harus menelan pil pahit setelah keunggulan awal mereka diputarbalikkan oleh semangat juang Pantai Gading.

Kekalahan mengejutkan 1-2 ini menjadi alarm keras bagi Didier Deschamps hanya sepuluh hari sebelum mereka mengawali laga Piala Dunia 2026 melawan Senegal.

Kilau Cherki Terkubur Comeback

Prancis sebenarnya memulai laga dengan kepercayaan diri tinggi. Bintang Manchester City, Rayan Cherki, mencuri perhatian dengan gol pembuka yang indah tepat sebelum turun minum.

Melalui gerakan drag-back yang cerdik untuk mengecoh bek lawan, ia melepaskan tembakan kaki kanan menyilang yang merobek jala Yahia Fofana.

Prancis vs Pantai Gading – Foto: MCFC

Namun, kegembiraan publik Nantes tidak bertahan lama setelah jeda. Petaka bagi Les Bleus dimulai ketika struktur pertahanan mereka mulai goyah akibat banyaknya pergantian pemain yang dilakukan Deschamps.

Deschamps melakukan total 10 pergantian pemain di babak kedua, yang justru membuat Prancis kehilangan ritme dan kewalahan menghadapi kecepatan lawan.

  • Kisah unik menyelimuti gol penyeimbang Pantai Gading pada menit ke-53. Guela Doue, bek Strasbourg berusia 23 tahun, sukses mencetak gol ke gawang tim nasional tempat adiknya sendiri, Desire Doue, bernaung.
  • Ia memanfaatkan umpan terobosan Nicolas Pepe untuk menaklukkan Mike Maignan. Tidak berhenti di sana, drama berlanjut di menit-menit akhir pertandingan.
  • Guela Doue kembali menjadi aktor penting dengan mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kanan.
  • penyerang Manchester United, Amad Diallo menyambut bola dengan sepakan first-time yang memastikan kemenangan pertama Pantai Gading atas Prancis sepanjang sejarah.
Prancis vs Pantai Gading – Foto: AFP (Loic Venance)

Meskipun kalah, kubu Prancis bersikeras bahwa hasil ini bukan alasan untuk panik, melainkan pengingat berguna agar tidak lengah di turnamen sesungguhnya.

Didier Deschamps kini memiliki waktu seminggu, untuk membenahi koordinasi lini belakangnya sebelum terbang ke Amerika Serikat.

Kekalahan di Nantes mungkin terasa menyakitkan bagi sang juara dunia dua kali, namun sepakbola sering kali memberikan pelajaran paling berharga justru saat kita merasa paling tak terkalahkan.

Bagi Pantai Gading, kemenangan ini adalah suntikan moral luar biasa sebelum menghadapi Jerman di Grup E. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *