New York, AS – Menang dalam sepakbola terkadang bisa terasa seperti sebuah kehilangan yang menyamar.
Bagi tim nasional Belanda, Stadion Icahn di New York menjadi saksi bagaimana sebuah laga uji coba yang dirancang untuk membangun rasa percaya diri, justru berubah menjadi drama yang meninggalkan kecemasan mendalam menjelang putaran final Piala Dunia 2026.
Dua eksekusi penalti dari Cody Gakpo memang berhasil membawa anak asuh Ronald Koeman menang tipis 2-1 atas Uzbekistan dalam laga pemanasan tertutup pada (08/06/26).
Namun, kemenangan yang diraih susah payah ini harus dibayar sangat mahal dengan cederanya kiper utama Bart Verbruggen di babak kedua, menyusul kabar buruk absennya bek andalan Jurrien Timber akibat cedera sesaat sebelum pertandingan dimulai.
Drama Penalti & Rapuhnya Konsentrasi Oranje
Sejak awal pertandingan yang digelar tanpa penonton ini, Belanda sejatinya mendominasi permainan dengan mencatat 65% penguasaan bola dan melepaskan 15 tembakan.
- Oranje membuka keunggulan pada menit ke-31 setelah Crysencio Summerville dijatuhkan oleh Jakhongir Urozov di area terlarang, yang kemudian dikonversi dengan sempurna oleh Cody Gakpo ke sudut kiri bawah gawang.
- Malapetaka mulai mendekat ketika kiper utama Bart Verbruggen mengalami salah pendaratan yang buruk pada kaki kanannya saat menghalau sebuah tembakan bebas di babak kedua.
- Meski sempat mencoba bertahan, Verbruggen akhirnya harus ditarik keluar lapangan dan memicu kekhawatiran besar.

Ketegangan memuncak di menit-menit akhir laga, ketika Guus Til diusir keluar lapangan oleh wasit setelah peninjauan VAR akibat handball.
Kehilangan satu pemain langsung merusak fokus pertahanan Belanda, dan hanya berselang lima menit setelah kartu merah itu, Uzbekistan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sontekan jarak dekat Igor Sergeev.
Beruntung bagi Belanda, mukjizat datang di detik-detik akhir stoppage time menit ke-97. Jan-Paul van Hecke dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Rustam Ashurmatov dalam situasi sepak pojok.
Cody Gakpo yang kembali maju sebagai algojo, dengan dingin mengecoh kiper Uzbekistan untuk mengunci skor menjadi 2-1.
Bagi Ronald Koeman, tantangan terbesar pasca-pertandingan ini bukan sekadar mengevaluasi “kemenangan yang kurang meyakinkan” dari tim debutan Piala Dunia seperti Uzbekistan.
Pukulan paling telak justru datang dari ruang medis melalui rilis resmi Federasi Sepakbola Kerajaan Belanda (KNVB), dimana Jurrien Timber, bek serba bisa milik Arsenal, dipastikan harus absen total akibat cedera yang belum pulih.
Dengan waktu yang kian menipis menuju laga pembuka Grup F melawan Jepang di Dallas, sang pelatih kini dihadapkan pada tugas berat untuk menambal keretakan taktis di lini pertahanan mereka. (*)
Baca juga :





