Nyaman Unggul 2-0 Diawal, Thailand Linglung & Ditahan Imbang Kuwait Diakhir!

International Friendly: Sirnanya Keunggulan Gajah Perang, Gagal Jinakkan Kuwait 2-2

Bangkok, Thailand — Sepasang gol di pengujung babak pertama, seharusnya menjadi jaminan kenyamanan bagi penguasa sepakbola Asia Tenggara.

Namun, di bawah arahan pelatih Masatada Ishii, tim nasional Thailand justru dipaksa menelan pil pahit setelah keunggulan dua gol mereka sirna dan berakhir imbang 2-2 saat menjamu Kuwait dalam laga uji coba internasional.

Bertanding tanpa pilar-pilar utama sebagai bagian dari eksperimen menjelang ASEAN Championship 2026, skuat lapis kedua Changsuek gagal mempertahankan konsentrasi pertahanan dari amukan kebangkitan tim tamu di babak kedua.

Ledakan Telat Lapis Kedua 

Memanfaatkan laga perdana di bulan Juni ini untuk menguji kedalaman skuat, pelatih Masatada Ishii sengaja memarkir deretan pemain bintang dan memercayakan panggung kepada pemain cadangan serta wajah-wajah muda.

Menghadapi Kuwait yang secara peringkat FIFA berdiri sekitar 40 tingkat di bawah mereka, Thailand langsung memegang kendali penguasaan bola sejak peluit pertama berbunyi.

  • Gol Pembuka (Menit 42): Setelah sempat gagal mengonversi peluang emas di menit ke-15 akibat ketangguhan kiper Al Rashidi, Seksan sukses lolos dari jebakan offside lini belakang Kuwait dan menceploskan bola untuk mengubah skor menjadi 1-0.
  • Tembakan Rebound (Menit 45+3): Tepat di masa injury time, Kritsada menyambar bola muntah dari lini kedua dengan tendangan menyilang akurat yang membawa Thailand menjauh dengan keunggulan nyaman 2-0 sebelum turun minum.

Hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai, tepatnya di menit ke-48, gawang Thailand langsung bobol lewat sundulan jarak dekat Majed yang memanfaatkan umpan silang dari sisi sayap.

Gol cepat ini merusak konsentrasi pemain muda Thailand, dan melecut semangat juang tim tamu untuk terus melancarkan tekanan demi tekanan.

Momentum kelam bagi tuan rumah akhirnya tiba di menit ke-69, saat penjaga gawang Pitiwat melakukan penyelamatan yang kurang sempurna dan tidak tegas, bola langsung disambar Eid Al Rashidi untuk mengubah skor menjadi sama kuat 2-2.

Hasil antiklimaks ini menjadi alarm peringatan dini bagi sang juara bertahan, sebelum mereka melanjutkan rangkaian seri persahabatan melawan China pekan depan. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *