Jeddah, Arab Saudi – Ada kalanya akhir dari sebuah perjalanan panjang tidak melulu soal keletihan, melainkan sebuah pertunjukan kemegahan yang menegaskan dominasi mutlak di kandang lawan.
Al Qadsiah sukses menutup musim Saudi Pro League mereka dengan menghancurkan tuan rumah Al Ittihad lewat skor telak 5-1 dalam laga pamungkas pekan ke-34.
Berondongan gol dari Musab, Mohammed Abu Al-Shamat, serta torehan hat-trick spektakuler sang juru gedor bintang, Julian, membungkam ribuan pendukung lawan di stadion.
Hasil itu secara resmi juga mengunci gelar top skor liga bagi penyerang maut tersebut, dengan koleksi fantastis 33 gol.
Pesta Bintang Lima Skuad Khobar
Gelombang serangan Al Qadsiah sudah langsung terasa bergemuruh, ketika peluit babak pertama baru saja ditiup oleh wasit.

- Pertandingan baru berjalan dua menit saat Musab Al Juwayr sukses merobek jala gawang Al-Ittihad, memanfaatkan umpan silang akurat dari gelandang asal Uruguay, Nandez.
- Keunggulan cepat ini membuat armada Rodgers semakin leluasa mendikte tempo permainan, melalui umpan-umpan pendek yang cepat.
- Julian Quinones kemudian mengambil alih panggung utama dengan menyarangkan dua gol beruntun pada menit ke-36 dan ke-37, yang membuat barisan pertahanan tuan rumah kocar-kacir.
- Al-Ittihad sempat mencoba bangkit dan memperkecil ketertinggalan melalui satu-satunya gol mereka di menit ke-41 melalui Youssef El Nesyri, dan menutup paruh pertama dengan skor 3-1.
- Namun, memasuki babak kedua, Mohammed Abu Al-Shamat menjauhkan keunggulan lewat golnya di menit ke-54, sebelum akhirnya Julian Quinones menyempurnakan malam bersejarah itu dengan gol ketiganya pada menit ke-63.
Kemenangan mutlak ini sekaligus melahirkan rekor impresif bagi Al Qadsiah, yang menyudahi musim kompetisi dengan catatan 23 kemenangan, 8 hasil imbang, dan hanya menelan 3 kali kekalahan.
Skor telak tersebut juga mengantarkan klub asal kota Khobar ini finis di peringkat keempat klasemen akhir, dengan raihan 77 poin.
Keberhasilan membantu Julian mengamankan Golden Boot, diakui sebagai salah satu misi tambahan yang sukses dituntaskan secara kolektif oleh seluruh pemain di lapangan.

Gelar sepatu emas ini menjadi bukti sahih, betapa mengerikannya performa sang striker sepanjang bergulirnya liga.
Kemenangan yang diracik taktik cerdas pelatih Rodgers ini, mengubah laga penutup musim menjadi panggung pembuktian identitas.
“Filosofi kami sudah sangat jelas, ketika kami menguasai bola, kami mengendalikan permainan, dan itulah yang tepat kami lakukan malam ini. Kami juga sangat ingin membantu Quinones untuk mengunci gelar Golden Boot (Sepatu Emas), dan ini adalah pencapaian yang fantastis bagi semua orang di tim,” jelas Rodgers dalam konferensi pers pascapertandingan dikutip dari Al Qadsiah.
Gaya bermain agresif ini dipastikan akan tetap menjadi senjata utama Al Qadsiah, dalam berburu gelar bergengsi berikutnya.
Manajemen tim kini bersiap memanfaatkan masa libur musim panas untuk menambal kekurangan yang ada, mengingat target dan tantangan yang jauh lebih besar telah menanti mereka di musim depan. (*)
Hasil Lainnya Saudi Pro League :
- Al Taawoun vs Al Hazem: 0-2
Baca juga :





