Brest Dibikin Melongo! Keunggulan Telak Sirna Begitu Saja Oleh Mentalitas Baja Lens!

Ligue 1: Comeback Gila di Francis-Le Ble, Sempat Tertinggal 3-0, RC Lens Curi Poin Dari Brest 3-3

Brest, Prancis – Ketika papan skor menunjukkan angka 3-0 di akhir babak pertama, ribuan pasang mata mungkin sudah menuliskan kata “kekalahan” untuk sang tamu.

Namun, sepakbola bukan sekadar hitung-hitungan di atas kertas; bagi RC Lens, itu adalah tentang karakter yang menolak tunduk pada kemustahilan.

RC Lens menunjukkan mentalitas baja setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan tiga gol, untuk memaksakan hasil imbang 3-3 melawan Stade Brestois di Ligue 1, Sabtu (25/04/26) dinihari.

Bertanding di Stade Francis-Le Ble, tim asuhan Pierre Sage yang sempat hancur di babak pertama oleh efisiensi tuan rumah, sukses menyamakan kedudukan lewat gol penyelamat Allan Saint-Maximin pada masa injury time.

Meski sempat tertinggal jauh, dominasi penguasaan bola yang mencapai 71% akhirnya membuahkan hasil manis di paruh kedua pertandingan.

Efisiensi Brutal Tuan Rumah

Pertandingan dimulai dengan kejutan bagi tim tamu. Meski Abdallah Sima sempat mengancam di awal laga, Brest justru tampil sangat klinis.

  • Daouda Guindo membuka keran gol di menit ke-8 lewat tendangan jarak jauh.
  • Kemudian disusul sundulan Lucas Tousart pada menit ke-25, untuk menggandakan keunggulan Brest.
  • Keadaan semakin memburuk bagi Lens, saat Eric-Junior Dina Ebimbe mencetak gol ketiga bagi Brest di menit ke-42.

Keunggulan 3-0 di babak pertama membuat Lens masuk ke ruang ganti dengan beban yang sangat berat, menghadapi tim yang bermain sangat terorganisir di lini tengah.

Lens vs Brest – Foto: Dok. RCL

Kebangkitan Sang et Or 

Memasuki babak kedua, Pierre Sage melakukan perubahan strategi yang krusial. Perlawanan dimulai pada menit ke-60 ketika pemain pengganti Florian Thauvin melepaskan tembakan melengkung yang menaklukkan kiper Brest.

  • Hanya berselang empat menit, Abdallah Sima memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 lewat tendangan voli maut setelah menerima umpan Saud Abdulhamid.
  • Lens terus membombardir pertahanan Brest, namun tiang gawang dan kegemilangan Gregoire Coudert sempat membuat frustrasi.
  • Di saat laga tampak akan berakhir dengan kemenangan tuan rumah, Allan Saint-Maximin muncul sebagai pahlawan.
  • Pada menit ke-90+4, ia melewati penjaganya dan melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang mengubah skor menjadi 3-3.

Laga di Finistere berakhir dengan sorak-sorai lega dari kubu tim tamu. RC Lens tidak hanya membawa pulang satu poin, tetapi juga pesan kuat agar jangan pernah menganggap mereka mati sebelum peluit akhir berbunyi.

Hasil ini menjadi sangat krusial bagi skuad Sang et Or, dalam menjaga asa mereka menuju kualifikasi langsung Liga Champions. Karakter yang ditunjukkan di babak kedua jadi modal berharga bagi Lens, ketika melawat ke kandang OGC Nice. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *