Toronto, Kanada – Penyerang tim nasional Ghana, Caleb Yirenkyi, sukses mencetak gol internasional pertamanya secara dramatis untuk membawa negaranya menang tipis 1-0 atas Panama pada laga pembuka Grup L FIFA World Cup 2026 pada Kamis (18/06/26).
Kemenangan krusial ini tidak hanya mengamankan tiga poin perdana bagi Ghana setelah sepekan penuh menanti giliran bertanding, melainkan juga secara kejam menggagalkan mimpi besar skuat Panama (Los Canaleros) yang tampil tangguh demi memburu poin perdana mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di putaran final Piala Dunia.
Ketangguhan Lini Belakang & Rentetan Peluang Emas
Sejak peluit pertama dibunyikan, Panama bener-bener tampil bertenaga dan sukses menciptakan serangkaian peluang yang merepotkan pertahanan Ghana.
- Panama nyaris unggul lebih awal saat umpan silang rendah Amir Murillo disambut tembakan first-time Cecilio Waterman, namun kiper Lawrence Ati Zigi berhasil menepisnya lewat aksi penyelamatan terbang.
- Ati Zigi sempat melakukan kesalahan akibat tinjuan bola yang kurang sempurna hingga jatuh ke kaki Jiovany Ramos, beruntung tendangan bek Panama tersebut melambung jauh di atas mistar.
- Di babak kedua, Cristian Martinez melakukan kecohan cerdik untuk membuka ruang tembak di kotak penalti, meski eksekusinya hanya mengenai sisi luar jaring gawang Ghana.
- Caleb Yirenkyi akhirnya menjadi pahlawan pemecah kebuntuan skuat Black Stars melalui sontekan jarak dekat pada menit ke-90+5 masa injury time, setelah memanfaatkan umpan tarik matang Brandon Thomas-Asante, dan menutup laga dengan skor tipis 1-0 untuk Ghana.

Laga ketat di Toronto ini juga menorehkan tinta emas bagi karier kepelatihan sang arsitek taktik Ghana, Carlos Queiroz, di panggung sepakbola dunia.
Queiroz resmi menyamai rekor dunia sebagai pelatih yang mampu mengomandoi berbagai tim nasional di lima edisi Piala Dunia secara berturut-turut.
Sebelum bersama Ghana di tahun 2026 ini, ia tercatat memimpin Portugal di Afrika Selatan 2010, serta menakhodai Iran di Brasil 2014, Rusia 2018, dan Qatar 2022.
Keberhasilan taktik pergantian pemain Queiroz di babak kedua bener-bener diapresiasi bintang Manchester City, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (Player of the Match) di laga ini, Antoine Semenyo.

“Sembilan puluh menit + lima… Saya bahkan tidak tahu gimana cara menggambarkan emosi itu. Kami semua merasa sangat lega karena kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini buat kami, dan ini juga bener-bener mendongkrak rasa percaya diri kami menjelang laga berikutnya,” ujar Antoine Semenyo, Penyerang Sayap Ghana dikutip dari FIFA.
Raihan tiga poin penuh atas Panama bener-bener memicu adrenalin skuat Ghana, untuk menatap tantangan yang jauh lebih besar di pertandingan Grup L berikutnya.
Ujian terdekat bagi Ghana adalah menantang raksasa Eropa, Inggris, yang baru saja memuncaki klasemen grup pasca-kemenangan impresif 4-2 atas Kroasia. (*)
Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 :
| Pos | Tim – Grup L | Poin |
| 1 | Inggris | 3 |
| 2 | Ghana | 3 |
| 3 | Panama | 0 |
| 4 | Kroasia | 0 |
Baca juga :





