Efisiensi Dingin Spanyol Yang Membungkam Peru 3-1 di Ketinggian Puebla!

International Friendly: Tanpa Lamine Yamal, Skuad Luis de la Fuente Tetap Mengganas

Puebla, Meksiko – Sepakbola di dataran tinggi selalu memiliki cara tersendiri untuk menguji batas fisik manusia.

Di Stadion Cuauhtemoc, Puebla, di mana tipisnya udara sering kali mendikte jalannya pertandingan, tim nasional Spanyol tidak sekadar bertanding melawan Peru, mereka sedang menguji kepantasan sebagai salah satu kandidat kuat penguasa takhta dunia.

Melalui efisiensi serangan yang dingin, anak asuh Luis de la Fuente sukses menutup persiapan akhir mereka dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Peru pada Selasa (09/06/26).

Gol cepat dari Mikel Oyarzabal dan sontekan Pedri yang dilengkapi gol bunuh diri kiper Pedro Gallese, menjadi penegas kesiapan La Roja.  Sedangkan Peru hanya mampu membalas satu gol hiburan lewat Jairo Velez.

Taktis di Tengah Cedera Pemain Kunci

Kemenangan ini terasa kian bernilai, karena Spanyol dipaksa turun tanpa kekuatan penuh. Tiga pilar masa depan mereka, Lamine Yamal, Nico Williams, dan Victor Munoz, terpaksa absen dan harus menetap di pusat latihan tim di Tennessee akibat dibekap cedera.

Absennya Yamal yang belum merumput sejak akhir April karena cedera hamstring kiri, sempat memicu kekhawatiran atas kreativitas lini serang.

Namun, Luis de la Fuente membuktikan bahwa kolektivitas tim adalah kunci. Menghadapi kondisi udara tipis Puebla yang menguras tenaga, Spanyol bermain sangat efektif.

Spanyol vs Peru – Foto: Dok. Bein Sports
  • Menit 2: Hanya butuh 101 detik bagi Mikel Oyarzabal untuk mencetak gol lewat tembakan jarak jauh dari jarak 25 yard, memanfaatkan umpan terobosan Pau Cubarsi.
  • Menit 32: Pedri menggandakan keunggulan setelah dengan cerdik menyontek umpan silang Ferran Torres, yang gagal dihalau kiper lawan.
  • Menit 53: Tekanan dari umpan silang Yeremy Pino memaksa kiper Peru, Pedro Gallese, melakukan kekeliruan fatal dan mendorong bola ke dalam gawangnya sendiri.
  • Menit 66: Jairo Velez memperkecil ketertinggalan setelah berhasil memancing kiper David Raya keluar dari garis gawangnya, dan menutup skor 3-1 untuk Spanyol.

Ketajaman Mikel Oyarzabal menjadi sorotan utama, setelah penyerang Real Sociedad itu sukses menjaga konsistensi luar biasanya, dengan mencetak gol dalam enam laga internasional beruntun untuk Spanyol.

Tim Matador juga telah memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka dalam waktu normal menjadi 30 pertandingan beruntun, sebuah benteng psikologis yang kokoh menjelang laga sesungguhnya.

Kemenangan di tengah kepungan ribuan pasang mata di Meksiko ini menjadi modal krusial bagi Spanyol, untuk menjaga rekor impresif sebelum bertolak ke Atlanta guna melakoni laga pembuka Piala Dunia melawan Cape Verde. (*)

Hasil Lainnya International Friendly : 

  • Mauritania vs Niger: 1-0
  • Vanuatu vs Fiji: 2-2

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *