Rabat, Maroko – Tim nasional Maroko sukses mengamankan kemenangan telak 4-0 saat menjamu Madagaskar dalam laga uji coba persahabatan.
Bertanding di Stadion Pangeran Moulay Abdellah, Rabat, skuat berjuluk Singa Atlas tersebut tampil mendominasi berkat gelontoran dua gol dari Ismael Saibari, eksekusi penalti Soufiane Rahimi, serta gol Ayoub El Kaabi.
Pertandingan pemanasan ini menjadi bagian krusial dari persiapan Maroko, negara berperingkat ke delapan dunia versi FIFA, sebelum mereka bertolak ke Amerika Utara untuk mengarungi putaran final Piala Dunia 2026.
Amukan Pemain Pilar & Kartu Merah
Pelatih baru Maroko, Mohamed Ouahbi langsung menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil agresif, sejak peluit pertama dibunyikan.
Hasilnya instan, lini pertahanan Madagaskar langsung dipaksa bekerja keras menahan gempuran tuan rumah yang tampil begitu cair.

Ismael Saibari, penyerang tajam asal klub PSV yang mengemas 19 gol musim lalu, menjadi momok utama di paruh pertama. Ia sukses mengoyak jala tim tamu dan meruntuhkan moral bertanding Madagaskar, lewat skema serangan yang rapi gol pembuka di menit ke-4, dan keunggulan Singa Atlas menjadi 2-0 pada menit ke-21.
Penyerang PSV ini berkesempatan besar mengunci hat-trick sebelum jeda, namun ia melewatkan satu peluang emas sehingga skor tidak berubah hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Mohamed Ouahbi memutuskan untuk menyuntikkan tenaga baru dengan memasukkan beberapa pemain reguler Maroko, termasuk Azzedine Ounahi dan Soufiane Rahimi.
- Keputusan ini membuat intensitas serangan Maroko tidak mengendur sedikit pun meski mereka sudah unggul dua gol.
- Kolaborasi dua pemain pengganti tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Thomas Fontaine melakukan pelanggaran keras terhadap Ounahi di dalam kotak terlarang.
- Soufiane Rahimi yang maju sebagai eksekutor penalti melakukan tugasnya dengan sempurna, untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Frustrasi akibat terus digempur, penggawa Madagaskar El Hadary Raheriniaina justru diganjar kartu merah langsung oleh wasit karena melakukan protes menggunakan kata-kata kasar.
Unggul jumlah pemain, Maroko akhirnya mengunci kemenangan menjadi 4-0 lewat gol telat penyerang Olympiacos, Ayoub El Kaabi pada menit ke-85.
Kemenangan impresif dengan catatan total 20 tembakan dan sembilan di antaranya tepat sasaran ini, menjadi bukti kedalaman skuat Maroko yang mengerikan.
Hebatnya lagi, Singa Atlas mampu tampil begitu perkasa dan mendominasi tanpa kehadiran bek bintang mereka, Achraf Hakimi.
Selain itu, playmaker Real Madrid, Brahim Diaz, juga hanya diturunkan sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir pertandingan.

Fleksibilitas taktis ini tentu menjadi modal berharga bagi Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, dalam meramu strategi tim di masa depan.
Menyandang ekspektasi besar di pundak mereka, Maroko kini melangkah mantap menuju Amerika Utara dengan persiapan yang matang.
Tantangan sesungguhnya telah menanti di depan mata, dimana Singa Atlas akan terbang ke New Jersey untuk melakoni pemanasan terakhir versus Norwegia, sebelum membuka laga perdana melawan raksasa dunia, Brasil. (*)
Baca juga :





