Rio De Janeiro, Brasil – Kemegahan kuil sepakbola Stadion Maracana, sebuah penegasan takdir tentang siapa penguasa absolut kompetisi kasta tertinggi sepakbola Amerika Selatan berhasil dipertontonkan secara kejam.
Palmeiras secara spektakuler sukses mencukur habis tuan rumah Flamengo dengan skor telak 3-0 pada laga pekan ke-17 kompetisi Liga Brasil (Brasileirao).
Skuad berjuluk Verdao ini meruntuhkan ketangguhan musuh domestik mereka lewat gelombang serangan mematikan yang diselesaikan secara klinis oleh Flaco Lopez, Allan, dan Paulinho.
Kekalahan tragis armada Rubro-Negro dipicu oleh kartu merah langsung yang diterima Carrascal pada pertengahan babak pertama.
Hal itu memaksa mereka bermain pincang, dan membiarkan Palmeiras melenggang menjauh di puncak klasemen dengan keunggulan 38 poin.
Keberhasilan memetik poin penuh di Maracana ini disaksikan puluhan ribu suporter fanatik, memperpanjang dominasi historis sekaligus mengukir rentetan rekor individu baru.
Tendangan Maut & Pengunci Kemenangan

Sejak peluit sepak mula dibunyikan oleh pengadil lapangan, Flamengo sebenarnya langsung mengambil inisiatif menyerang dengan intensitas permainan yang sangat tinggi guna mengurung pertahanan Palmeiras.
Baru berjalan satu menit, Samuel Lino melepaskan sebuah tembakan keras mendatar dari luar kotak penalti yang memaksa penjaga gawang Carlos Miguel menjatuhkan diri ke sisi kanan untuk melakukan penyelamatan gemilang.
Skuad Rubro-Negro terus mengalirkan bola-bola pendek secara sabar di sepertiga akhir lapangan, untuk membongkar barikade pertahanan tim tamu.
- Namun petaka akhirnya menghantam kubu Flamengo ketika laga memasuki pertengahan paruh pertama, setelah Carrascal diganjar kartu merah langsung akibat kakinya menghantam wajah bek Murilo.
- Unggul jumlah pemain membuat Palmeiras berbalik menekan, hingga akhirnya Flaco Lopez sukses memecah kebuntuan di menit ke-38 lewat sepakan kaki kiri mendatar, untuk menundukkan kiper Rossi 1-0.
Memasuki paruh kedua pertandingan, jalannya pertempuran berjalan semakin agresif setelah pelatih Flamengo, Leonardo Jardim, memasukkan Bruno Henrique untuk menambah daya gedor lini serang.

Skuad sepuluh orang tuan rumah sempat menebar ancaman nyata melalui eksekusi tendangan bebas Paqueta, yang disambut sundulan tajam Samuel Lino, namun Carlos Miguel lagi-lagi mementahkan peluang tersebut.
- Keasyikan menyerang membuat barisan pertahanan Flamengo melonggar, sebuah celah yang langsung dieksploitasi lewat skema serangan balik kilat Palmeiras.
- Tepat pada menit ke-57, gelandang Allan melakukan pergerakan menusuk ke dalam kotak penalti untuk menjangkau umpan lambung mendahului bek Varela, dan sukses mengarahkan bola masuk ke dalam jala gawang Rossi, merubah skor menjadi 2-0.
- Memasuki masa injury time (95′), Paulinho menyempurnakan pesta kemenangan Verdao lewat gol penutup, memastikan kemenangan 3-0 bertahan hingga akhir laga.
Kukuhnya Dominasi Penguasa Brasileirao

Hasil kemenangan mutlak di laga klasik ini semakin mempertegas status Palmeiras, sebagai tim paling dominan dalam sejarah era format kompetisi penuh (round-robin) dengan total rekor 138 pekan berada di peringkat pertama klasemen.
Palmeiras juga memperpanjang rekor impresif mereka, menjadi 12 pertandingan beruntun tanpa tersentuh kekalahan di kompetisi domestik musim ini.
Kemenangan ini sekaligus menggenapkan koleksi kemenangan historis Palmeiras atas Flamengo, menjadi 50 kemenangan sepanjang sejarah pertemuan kedua klub.
Bagi Flamengo, kegagalan mengamankan poin di kandang sendiri membuat mereka melewatkan momentum krusial untuk memangkas jarak dari puncak klasemen. (*)
Baca juga :





