Florida, AS — Tim Nasional Turki melakoni laga persiapan terakhir mereka, sebelum menuju putaran final Piala Dunia FIFA 2026.
Bertanding di Stadion Inter Miami, Fort Lauderdale, Florida, skuad berjuluk The Crescent Stars (Bintang Sabit) ini sukses membalikkan kedudukan untuk menumbangkan perlawanan Venezuela dengan skor tipis 2-1.
Sempat tertinggal lebih awal akibat gol Gleiker Mendoza, Turki bangkit berkat gol penyeimbang Barış Alper Yılmaz sebelum turun minum dan eksekusi Yunus Akgun di babak kedua yang lahir dari assist spektakuler Arda Guler.
Laga pemanasan pamungkas ini tidak hanya memuaskan ribuan pendukung berbaju merah yang memadati tribun, tetapi juga mengirimkan sinyal kewaspadaan tinggi bagi para pemandu bakat Amerika, yang mengintip calon lawan tangguh mereka di Grup D nanti.
Kebangkitan Duo Galatasaray

Sejak sepak mula ditiupkan, pertandingan langsung berjalan dengan intensitas tinggi. Skuad Turki yang menerapkan strategi high-pressing di bawah komando pelatih asal Italia, Vincenzo Montella, langsung mendominasi aliran bola.
Namun, Venezuela yang dikenal sebagai tim Amerika Selatan yang cerdik, justru berhasil mencuri keunggulan terlebih dahulu.
- (Menit 13): Pemain Venezuela, Gleiker Mendoza, sukses memanfaatkan celah di lini pertahanan Turki dan mencetak gol pembuka, memberikan alasan bagi para penggemar La Vinotinto untuk bersorak pasca-kegagalan mereka di kualifikasi zona Amerika Selatan.
- (Menit 44): Kebuntuan taktis Turki akhirnya pecah sesaat sebelum jeda. Penyerang asal Galatasaray, Baris Alper Yılmaz, sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 yang sekaligus menutup babak pertama dengan hasil imbang.

Memasuki paruh kedua, Turki semakin meningkatkan kreativitas serangan mereka. Motor serangan yang digerakkan oleh bintang muda Real Madrid, Arda Guler, mulai mengambil alih kendali permainan di lini tengah.
Puncak dari skema comeback sempurna Turki akhirnya lahir pada menit ke-54. Berawal dari eksekusi sepak pojok yang sangat matang dan spektakuler dari Arda Guler, bola meluncur deras ke area penalti Venezuela.
Yunus Akgun—rekan setim Yılmaz di Galatasaray yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, menyambut umpan manis itu dengan sebuah sepakan keras yang merobek gawang & mengubah skor menjadi 2-1.

Setelah unggul, Turki sukses meredam perlawanan taktis Venezuela, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya lag.
Kemenangan berharga di Florida ini semakin mempertegas tren positif performa Turki, yang berhasil memenangkan lima dari enam pertandingan terakhir mereka.
Termasuk juga catatan impresif menekuk Rumania, Kosovo, Makedonia Utara, hingga menahan imbang raksasa Spanyol.
Hasil uji coba ini sekaligus menjadi bahan intipan serius bagi tim nasional Amerika Serikat, yang berada di Grup D bersama Turki, Paraguay, dan Australia. (*)
Baca juga :





