Stockholm, Swedia — Pesta ulang tahun terbaik sering kali digagalkan oleh tamu yang tidak diundang pada detik-detik terakhir.
Di bawah gemuruh Strawberry Arena, penyerang andalan Swedia, Viktor Gyokeres, merayakan hari lahirnya dengan menembus sebuah tonggak sejarah baru lewat gol internasionalnya yang ke-20.
Namun, selebrasi megah di Solna itu dipaksa berakhir hambar, setelah Yunani mencuri gol penyeimbang di masa injury time, menahan imbang skuat asuhan Graham Potter dengan skor 2-2.
Hasil ini menjadi drama penutup yang menegangkan bagi Swedia, tepat sebelum mereka terbang menuju putaran final Piala Dunia musim panas ini di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Kejutan Awal & Antiklimaks Menit Akhir

Swedia langsung menurunkan kekuatan penuh di lini serang, dengan memasang trio Viktor Gyokeres, Alexander Isak, dan Benjamin Nygren sejak menit pertama.
Peluang emas sempat tercipta di menit ke-5 lewat kerja sama Mattias Svanberg & Yasin Ayari, namun sepakan Isak masih melebar dari target. Alih-alih mencetak gol pembuka, Swedia justru kecolongan di menit ke-10.
- Lini pertahanan tuan rumah yang bermain terlalu rendah memberikan ruang bebas bagi Konstantinos Tsimikas untuk melepaskan tembakan bersih yang merobek gawang Kristoffer Nordfeldt.
- Keunggulan 0-1 untuk Yunani bertahan hingga turun minum setelah taktik agresif Swedia belum membuahkan hasil.
Memasuki babak kedua, Graham Potter menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil jauh lebih menekan.
- Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-53 ketika Viktor Gyokeres mengeksekusi tendangan bebas yang berbelok arah setelah mengenai pemain lawan dan bersarang di pojok gawang Yunani.
- Gol penyama kedudukan ini tidak hanya menyelamatkan wajah Swedia, tetapi juga mengukuhkan Gyokeres sebagai salah satu striker paling mematikan saat ini, dan menjadi pemain ke-21 dalam sejarah Swedia yang sukses menembus torehan 20 gol untuk tim nasional.

Setelah kedudukan seimbang, Potter melakukan perjudian besar pada menit ke-63 dengan mengganti sembilan pemain sekaligus.
Strategi ini sempat berjalan manis ketika pemain pengganti Taha Ali melakukan aksi individu memukau dan mengirimkan umpan yang diselesaikan sempurna oleh Gustaf Nilsson untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Namun, kemenangan yang sudah berada di depan mata buyar di menit ke-90+5. Melalui skema serangan balik cepat, Charalampos Kostoulas mengirimkan umpan yang disambut Giorgos Masouras untuk mengubah skor 2-2.
Hasil imbang di Strawberry Arena memberikan banyak pekerjaan rumah berharga bagi Graham Potter, sebelum anak asuhnya benar-benar menginjakkan kaki di Amerika Utara.
Lini belakang yang kerap kehilangan konsentrasi di menit-menit awal dan akhir pertandingan, menjadi catatan merah yang harus segera dievaluasi. (*)
Hasil Lainnya International Friendly :
- Andorra vs Liechtenstein: 2-0
- Guatemala vs Czechia: 1-3
- China vs Singapura: 2-1
- Hong Kong vs Mongolia: 2-0
- India vs Tajikistan: 1-3
- Bahrain vs Georgia: 0-2
- Suriah vs Belarusia: 1-4
- Slovakia vs Montenegro: 2-2
Baca juga :





