Hujan Kartu Merah & Nestapa Cremonese, Membawa Dongeng Como ke Kompetisi UCL!

Serie A: Cesc Fabregas Amankan Kompetisi Elit Eropa, Como Bantai Cremonese 4-1

Cremona, Italia – Di Stadio Giovanni Zini, Como sukses mengukir tinta emas sejarah baru setelah menggilas tuan rumah Cremonese dengan skor telak 4-1 pada laga pamungkas pekan ke-38 Serie A.

Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Maresca ini, berjalan penuh drama taktis nan panas sejak peluit kick-off dibunyikan.

Tim tamu asuhan Cesc Fabregas memastikan kemenangan mutlak lewat gelontoran gol dari Jesus Rodriguez , Tasos Douvikas, serta sepasang gol Lucas Da Cunha.

Benturan kepentingan antara ambisi mengamankan tiket kompetisi elite Eropa dan perjuangan terakhir bertahan hidup di kasta tertinggi, menjadi sumbu ledak drama kontroversial yang mewarnai lapangan hijau.

Ledakan Amarah & Eksekusi Penghancur Asa

Memasuki arena pertempuran, pelatih Marco Giampaolo harus menerima kenyataan pahit setelah Cremonese dihantam badai cedera.

Di kubu Como, mereka juga tampil tanpa Alex Valle dan Jayden Addai, sementara Nico Paz terpaksa duduk di bangku cadangan akibat masalah otot.

Como vs Cremonese – Foto: Dok. USC
  • Situasi memburuk bagi tuan rumah ketika laga memasuki menit ke-37, saat penjaga gawang Emil Audero sempat melakukan penyelamatan gemilang mementahkan tendangan Douvikas.
  • Namun, bola muntah hasil sapuan Pezzella jatuh di kaki Jesus Rodriguez yang langsung melepaskan tembakan keras masuk ke gawang Cremonese, mengubah skor menjadi 1-0.
  • Diawal paruh kedua Como berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-52 melalui Anastasios Douvikas yang berlari kencang sebelum menghujamkan bola ke pojok bawah gawang Butez.
  • Cremonese sempat menghidupkan asa tiga menit berselang setelah Jamie Vardy dijatuhkan di kotak terlarang oleh Jacobo Ramon, di mana eksekusi penalti Federico Bonazzoli sukses memperkecil skor menjadi 2-1.

Puncak drama terjadi pada menit ke-70, saat wasit Maresca melakukan peninjauan lapangan (on-field review) melalui VAR atas pelanggaran kaki tinggi Bianchetti terhadap Douvikas.

Keputusan penalti kedua yang dinilai sangat kontroversial ini, memicu kemarahan hebat skuad Grigiorossi dan protes kepada wasit.

Milan Djuric dan David Okereke langsung diganjar kartu merah, saat melakukan pemanasan di pinggir lapangan, disusul Alberto Grassi yang juga diusir karena protes keras.

Como vs Cremonese – Foto: Dok. Como

Lucas Da Cunha yang maju sebagai algojo dengan tenang menaklukkan Audero dari titik putih di menit ke-74. Hanya beberapa saat Da Cunha mencetak gol keduanya di menit ke-81, guna mengunci kemenangan 4-1 bagi Como.

Keberhasilan bersejarah Como menembus zona UEFA Champions League ini, dipastikan sesaat setelah peluit panjang berbunyi.

Hal itu terjadi menyusul kabar runtuhnya AC Milan di San Siro dan Juventus yang bermain imbang, sekaligus resmi melempar Cremonese turun kasta ke Serie B musim depan. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *