Verona, Italia – Di tengah ketegangan laga pamungkas liga domestik yang menguras emosi, AS Roma sukses membungkus kemenangan krusial 2-0 atas Hellas Verona di Stadion Marcantonio Bentegodi, guna mengunci tiket kelolosan ke UEFA Champions League musim depan.
Anak-anak asuh Gian Piero Gasperini yang tampil pincang akibat badai cedera, memecah kebuntuan lewat sontekan Donyell Malen dan Stephan El Shaarawy.
Ketangguhan mental skuad Serigala Ibukota dalam mengatasi perlawanan agresif tuan rumah, menjadi kunci utama keberhasilan mereka kembali merangsek ke papan atas Benua Biru.
Tembok Heroik & Gempuran Agresif
Bertandang ke markas Hellas Verona, Gian Piero Gasperini harus memutar otak lantaran kehilangan Wesley akibat suspensi kartu, serta Evan Ndicka, Lorenzo Pellegrini, Bryan Zaragoza, dan Evan Ferguson yang dibekap cedera.
- Alhasil, laga baru berjalan satu menit, gawang Roma langsung terancam lewat tusukan Suslov yang mengirim umpan silang kepada Kieron Bowie, namun tendangan volinya berhasil diamankan Mile Svilar.
- AS Roma perlahan bangkit menyerang di mana eksekusi tendangan bebas akrobatik Paulo Dybala sempat ditepis secara gemilang oleh Lorenzo Montipo.

Jalannya pertandingan berubah drastis di paruh kedua, akibat dua insiden cepat yang menimpa kubu tuan rumah Hellas Verona.
- Pertama, bek mereka Lautaro Valentini menerima kartu kuning kedua setelah menjatuhkan Dybala, disusul pelanggaran handball Bowie di dalam kotak penalti.
- Donyell Malen yang maju sebagai eksekutor penalti mendapati sepakannya berhasil dibaca dan ditepis oleh Montipo.
- Namun bola muntah langsung dikuasai Dybala, yang mengirim umpan silang untuk dituntaskan Donyell Malen menjadi gol pada menit ke-56.
Kado manis penutup laga akhirnya tercipta tepat pada menit ke-92. Melalui sebuah skema serangan balik yang rapi, Dybala yang sudah berdiri bebas di dalam kotak penalti secara luar biasa memperlihatkan kemurahan hatinya.

Ia menahan bola sejenak dan melepaskan umpan tumit (back-heel flick) manja ke jalur lari Stephan El Shaarawy, yang dengan tenang menceploskan bola dari sudut sempit untuk mengunci kemenangan menjadi 2-0.
Hasil tiga poin berharga di pekan ke-38 Serie A musim 2025/2026 ini, resmi membawa Serigala Ibukota finis di peringkat ketiga klasemen akhir, terbantu oleh kekalahan AC Milan dari Cagliari.
Hasil positif itu juga memastikan langkah mantap AS Roma, untuk menuju panggung termegah kompetisi Eropa musim depan. (*)
Baca juga :





