Portugal – Pada Rabu (08/07/26), Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) mengumumkan bahwa mereka telah memutuskan hubungannya dengan pelatih Timnas, Roberto Martinez.
“Federasi Sepakbola Portugal menginformasikan bahwa hubungan kontrak dengan pelatih timnas, Roberto Martinez, dan staff kepelatihannya resmi berakhir Rabu ini.” Tulis FPF melalui website resminya.
“Federasi Sepak Bola Portugal berterima kasih kepada Roberto Martinez dan staff kepelatihannya atas semua profesionalisme dan dedikasi mereka selama tiga setengah tahun terakhir, periode yang ditandai dengan memenangkan Nations League pada tahun 2025,”

Keputusan tersebut diumumkan tidak lama setelah Portugal tersingkir dari ajang Piala Dunia 2026, usai ditaklukkan oleh Spanyol dengan skor tipis 1-0 pada babak 16 besar.
Dalam masa jabatannya yang dimulai pada Januari 2023 lalu, Martinez membimbing Portugal menuju kejuaraan kedua mereka di panggung Nations League, yang dicapai setelah usai menumbangkan Spanyol di final edisi 2025.
Reuni Kawan Lama Dari Al-Nassr
Hanya beberapa jam setelah pemecatan Martinez, jurnalis Fabrizio Romano melaporkan bahwa posisi pelatih Portugal akan diisi oleh Jorge Jesus.
Dalam laporannya yang dirilis melalui media sosial Bluesky, Romano juga menyatakan bahwa Jesus akan terlibat dalam proyek yang mempersiapkan timnas Portugal menjelang ajang Nations League, Euro 2028, dan Piala Dunia berikutnya.
Untuk saat ini, baik FPF maupun Jesus belum memberikan pernyataan mengenai berita tersebut.

Para pencinta sepak bola, terutama yang menggemar Cristiano Ronaldo, kemungkinan besar sudah mengenal nama Jorge Jesus. Sebelumnya, pelatih berusia 71 tahun tersebut merancah bersama klub Arab Saudi, Al-Nassr, dimana ia membimbing Ronaldo dan kawan-kawan menuju gelar juara Saudi Pro League musim 2025/26.
Selain bekerja sama dengan Ronaldo, pelatih yang akrab dipanggil JJ tersebut juga sudah tidak asing dengan bintang Portugal lainnya, seperti Joao Felix, Ruben Neves, Goncalo Ramos, dan Rafael Leao.
Sebelum ia berhijrah menuju Arab Saudi, Jesus sudah mengukir rekor luar biasa di tanah airnya. Dalam masa jabatan pertamanya bersama Benfica, yang berjalan dari 2009 hingga 2015, Jesus menuntun As Aguias menuju tiga kejuaraan Liga Portugal dan dua laga final Europa League.
Pada Juni 2019, Jesus ditunjuk sebagai pelatih raksasa Brasil, Flamengo. Meskipun pada awalnya ia menerima kecaman dari media lokal, Jesus mendiamkan seluruh kritik ketika ia memimpin pasukan Mengao menuju lima trofi, termasuk Copa Libertadores dan Liga Brasil, dalam satu musim.
Dengan catatan cemerlang tersebut dan pengalamannya bersama beberapa bintang Portugal, Jesus diharapkan mampu memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
Tes pertama Jesus akan dimulai pada September mendatang, ketika Portugal berhadapan melawan Wales dalam laga pertama babak grup Nations League 2026/27. (VT)
Baca juga :





