Mengheningkan Cipta Massal di Stadion, 10 Pemain Inggris Membungkam Meksiko 3-2!

World Cup 2026: Skuad Thomas Tuchel & Brace Bellingham Menghapus Habis Mimpi Tuan Rumah

Meksiko City, Meksiko – Ada jenis keheningan tertentu yang hanya bisa diciptakan oleh sepakbola, sejenis rasa sesak yang tiba-tiba melanda ketika puluhan ribu sorak-sorai di tribun dipaksa senyap dalam hitungan detik.

Keheningan itulah yang menyelimuti Stadion Mexico City saat tim nasional Inggris sukses menekuk salah satu tuan rumah, Meksiko, dengan skor tipis 3-2 pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang penuh drama dan intrik.

Kemenangan dramatis ini mengantarkan skuad asuhan Thomas Tuchel melaju ke babak perempat final, untuk menantang Norwegia di Miami.

Skuad Three Lions berhasil menjaga mimpi juara tetap hidup, berkat dua gol kilat dari sang megabintang Real Madrid, Jude Bellingham & penalti krusial Harry Kane, meskipun terpaksa bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua.

Badai 2 Menit Guncang Tuan Rumah

Pertandingan awalnya berjalan sesuai rencana publik tuan rumah, ketika Meksiko langsung mengambil kendali permainan dan mendominasi penguasaan bola sejak menit awal.

Namun, kematangan taktis Inggris mengubah segalanya dalam kurun waktu dua menit saja.

  • Pada menit ke-36, Jude Bellingham memecah kebuntuan lewat sundulan mematikan setelah memanfaatkan umpan silang akurat dari Bukayo Saka.
  • Belum sempat lini pertahanan Meksiko menata kembali mental mereka, gawang Raul Rangel kembali bobol pada menit ke-38 lagi lagi melalui Jude Bellingham yang memanfaatkan umpan Kane. Inggris memimpin 2-0.
Inggris vs Meksiko – Foto: Dok. FIFA
  • Stadion yang sempat terhentak kembali membara pada menit ke-42 ketika Julian Quinones melepaskan tembakan keras jarak dekat yang menghujam gawang Jordan Pickford tanpa bisa dihalau.
  • Gol tersebut menghidupkan kembali asa Meksiko sebelum turun minum. Memasuki paruh kedua, tensi pertandingan justru semakin meninggi dan tidak terkendali.

Laga baru berjalan sembilan menit ketika bek muda Inggris, Jarell Quansah, melakukan pelanggaran keras terhadap Jesus Gallardo pada menit ke-54, yang berujung pada kartu merah langsung dari wasit.

Bermain dengan sepuluh orang membuat Inggris berada di bawah tekanan hebat, memaksa Thomas Tuchel merapatkan barisan pertahanan demi membendung gelombang serangan tuan rumah.

Meskipun kalah jumlah pemain, Inggris justru berhasil memperlebar keunggulan di menit ke-60 melalui serangan balik cepat yang membuahkan penalti dan dieksekusi sempurna Harry Kane menjadi gol ke 6 sepanjang turnamen.

Namun drama belum berakhir di sana. Sembilan menit berselang, giliran Harry Kane yang melakukan pelanggaran terhadap Brian Gutierrez di area pertahanan Inggris setelah melalui peninjauan ulang Video Assistant Referee (VAR).

Inggris vs Meksiko – Foto: Dok. FIFA

Raul Jimenez yang maju sebagai algojo Meksiko pada menit ke-69 berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2. Di sisa waktu pertandingan, El Tri terus menggempur lini belakang Inggris namun skor tetap bertahan hingga usai.

“Saya sama sekali tidak bisa menyalahkan tim saya atas hasil ini. Kami sudah mengerahkan seluruh kemampuan, namun Inggris adalah tim yang hebat. Ini adalah level tertinggi sepakbola, Anda tidak boleh membuat kesalahan sekecil apa pun karena taruhannya sangat mahal,” ujar Javier Aguirre, Pelatih Meksiko dikutip dari FIFA.

Sementara Pelatih Inggris Thomas Tuchel menyatakan sangat bangga dengan mentalitas timnya yang tidak kenal menyerah dan berjuang hingga akhir.

“Di saat kami merasa telah memegang momentum, kami justru mendapatkan ujian berat (kartu merah). Namun ketika situasi menjadi sangat sulit, mereka membuktikan tidak pernah menyerah dan kehilangan keyakinan,” ungkap Tuchel.

Atas kontribusi dua gol cepat dan dominasi di lini tengah, Jude Bellingham terpilih sebagai Player of the Match. Inggris dijadwalkan bertolak ke Miami untuk menghadapi tantangan berat dari Norwegia pada babak berikutnya. (*)

Baca juga : 

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *