Atlanta, AS – Tim nasional Argentina berhasil bangkit dari jurang kekalahan dua gol untuk menumbangkan sang raksasa Afrika, Mesir, dengan skor dramatis 3-2 pada laga hidup-mati babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kepastian lolosnya anak asuh Lionel Scaloni diraih berkat tiga gol balasan cepat yang dilesakkan oleh Cristian Romero, Lionel Messi, dan sepakan penentu Enzo Fernandez di masa injury time.
Tiga gol itu menggagalkan keunggulan mengejutkan Mesir, yang sempat memimpin diawal lewat Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko.
Tembok Firaun & Frustrasi Megabintang
Sejak sepak mula, skuad Firaun asuhan Hossam Hassan langsung mengejutkan publik Atlanta.
- Menit ke-15, Yasser Ibrahim melompat melampaui barisan bek Argentina untuk menanduk bola masuk ke gawang, membawa Mesir unggul 1-0.
- Argentina mencoba merespons dengan cepat ketika Nicolas Tagliafico secara cerdik dijatuhkan di kotak terlarang. Namun, malam itu hampir menjadi mimpi buruk bagi Lionel Messi, eksekusi penaltinya dibaca dengan sempurna oleh kiper Mesir yang sedang naik daun, Mostafa Shoubir.
Kiper berusia 26 tahun itu tampil kesurupan di paruh pertama. Tak hanya menepis penalti sang kapten, Shoubir juga melakukan serangkaian penyelamatan kelas dunia untuk mementahkan peluang emas.
Petaka Serangan Balik
Memasuki babak kedua, Argentina yang frustrasi mulai menaikkan garis pertahanan mereka demi mengejar ketertinggalan. Hal ini justru menjadi celah mematikan yang berhasil dimanfaatkan oleh lini serang Mesir.
- Menit ke-60, jala gawang Argentina sempat bergetar oleh aksi Mostafa Ziko yang menerima umpan dari Mohamed Salah, namun VAR menyelamatkan Argentina karena adanya pelanggaran dalam proses serangan.
- Kendati demikian, peringatan itu gagal diantisipasi tujuh menit berselang, melalui skema serangan balik cepat yang dimotori Salah dan Haissem Hassan, Mostafa Ziko benar-benar mencetak gol kedua pada menit ke-67 untuk membawa Mesir memimpin 2-0.

Saat jam stadion menunjukkan menit ke-78, Mesir sudah berada di ambang sejarah besar. Namun kebangkitan epik dimulai pada menit ke-79 saat bek Cristian Romero memperkecil kedudukan lewat situasi kemelut.
Hanya berselang lima menit, tepatnya menit ke-84, Lionel Messi membayar tuntas kegagalan penaltinya dengan sebuah penyelesaian akhir berkelas yang menghujam pojok gawang Shoubir, mengubah papan skor menjadi seimbang 2-2.
Ketika laga tampak akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, drama mencapai puncaknya pada menit ke-90+2. Enzo Fernandez melepaskan tembakan yang merobek jala Mesir, mengunci kemenangan Argentina menjadi 3-2.
Kemenangan ini tidak hanya menyelamatkan wajah sang juara bertahan, tetapi juga memastikan tiket perempat final berada di tangan skuad Albiceleste. (*)
Baca juga :





